Kamis, 23 Juni 2011

UKT 19 JUNI 2011

Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat / UKT Taekwondo yang diselenggarakan Minggu 19 Juni 2011 bertempat di Gedung Warastratama Surakarta dimana pada Ujian Kenaikan Tingkat ini diikuti oleh 546 Taekwondoin mulai dari Sabuk Putih hingga Sabuk Biru Strip Merah dari seluruh Dojang / Tempat latihan.

Tidak seperti Ujian Kenaikan Tingkat yang disenggarakan sebelumnya, jumlah peserta pada Ujian kali ini sedikit mengalami penurunan, walaupun begitu tidak mengurangi semangat para peserta. Ujian berlangsung Lancar dan Tertib dimana Ujian Kenaikan Tingkat dimulai pukul 7.00 wib serta berakhir pukul 16.00 wib

Pada kesempatan ini juga, Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta memberikan 'Tali Asih' untuk Taekwondoin yang meraih medali Emas  pada Kejuraan Nasional Gubernur Cup yang diselenggrakan bulan Mei lalu, dimana kontingen Taekwondo Surakarta berhasil menjadi Juara Umum untuk kategory Junior selain juga mendapat penghargaan sebagai Atlit Terbaik kategory Junior atas nama M. Dipa. Pemberian 'Tali Asih' merupakan komitmen dari Pengurus Kota Taekwondo Surakarta untuk memacu atlit agar lebih berprestasi lagi demi kejayaan Taekwondo Surakarta sehingga mampu bersaing dengan daerah- daerah lainnya.

Selamat dan Sukses - Tetap Semangat, Berlatih dan Berprestasi

Kamis, 02 Juni 2011

Popda SMA 2011 Semarang

Niat para taekwondoin pelajar Kota Solo mengulang sukses musim lalu, pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jateng 2011 urung terlaksana. Tampil di Gedung BP Dikjur Kota Semarang sejak Seni-Selasa tgl 30-31 Mei 2011, para Taekwondoin muda Kota Solo gagal mempertahnkan dominasi di wilayang Jateng.
Para pelajar Kota Solo hanya mampu menempati urutan ke dua dengan raihan 2 Emas, 5 Perak dan 3 Perunggu.  Raihan ini klah jauh dengan pencapaian tim tuan rumah, Kota Semarang yang mampu tampil sebagai Juara Umum dengan memborong 6 Emas, 1 Perak dan 2 Perunggu. Posisi ke 3 diraih oleh Kabupaten Banyumas dengan raihan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Raihan Taekwondoin Solo mengalami penurunan di banding tahun 2010 lalu yang mampu meraih 4 Emas, 1 Perak dan 1 perunggu.
Kabib Binpres TI solo sekaligus pelatih Poda, Ali Sholikin mengaku kecewa dengan raihan anak didiknya. Pencapain ini, sangat jauh dari target yang telah dicanangkan. "Ini merupakan musim terburuk, bayak nomor yang kami bidik untuk meraih emas ternyata luput" ujar Ali kepada Espos.
Ali meyebutkan nomor yang meleset antara lain pada nomor kyorugi dan poomsae. Di sektor Kyurugi, bidikan pada kelas -51 kg oleh Mahendra Eky, -68 kg Achmad Samodro, dan Vivian Tiara luput Total.
Sementara emas dari poomsae yang sejak awal digadang gadang dari Talitha Indriya juga meleset dan hanya mampu menyumbangkan Perak dari poomsae Perorangan Putri, Beregu Putri dan Berpasangan.
Sementara kepingan Emas tim Popda Solo, hanya dihasilkan oleh Muhammad Arifin dari kelas Kyurugi -46 kg dan Poomsae beregu Putra, Pada poomsae beregu tersebut, Kota Solo menurunkan komposisi Fajar Gumilamg, Bagus Nugroho dan Suryo Kartiko. (Sumber SoloPos)