Kamis, 02 Juni 2011

Popda SMA 2011 Semarang

Niat para taekwondoin pelajar Kota Solo mengulang sukses musim lalu, pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jateng 2011 urung terlaksana. Tampil di Gedung BP Dikjur Kota Semarang sejak Seni-Selasa tgl 30-31 Mei 2011, para Taekwondoin muda Kota Solo gagal mempertahnkan dominasi di wilayang Jateng.
Para pelajar Kota Solo hanya mampu menempati urutan ke dua dengan raihan 2 Emas, 5 Perak dan 3 Perunggu.  Raihan ini klah jauh dengan pencapaian tim tuan rumah, Kota Semarang yang mampu tampil sebagai Juara Umum dengan memborong 6 Emas, 1 Perak dan 2 Perunggu. Posisi ke 3 diraih oleh Kabupaten Banyumas dengan raihan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Raihan Taekwondoin Solo mengalami penurunan di banding tahun 2010 lalu yang mampu meraih 4 Emas, 1 Perak dan 1 perunggu.
Kabib Binpres TI solo sekaligus pelatih Poda, Ali Sholikin mengaku kecewa dengan raihan anak didiknya. Pencapain ini, sangat jauh dari target yang telah dicanangkan. "Ini merupakan musim terburuk, bayak nomor yang kami bidik untuk meraih emas ternyata luput" ujar Ali kepada Espos.
Ali meyebutkan nomor yang meleset antara lain pada nomor kyorugi dan poomsae. Di sektor Kyurugi, bidikan pada kelas -51 kg oleh Mahendra Eky, -68 kg Achmad Samodro, dan Vivian Tiara luput Total.
Sementara emas dari poomsae yang sejak awal digadang gadang dari Talitha Indriya juga meleset dan hanya mampu menyumbangkan Perak dari poomsae Perorangan Putri, Beregu Putri dan Berpasangan.
Sementara kepingan Emas tim Popda Solo, hanya dihasilkan oleh Muhammad Arifin dari kelas Kyurugi -46 kg dan Poomsae beregu Putra, Pada poomsae beregu tersebut, Kota Solo menurunkan komposisi Fajar Gumilamg, Bagus Nugroho dan Suryo Kartiko. (Sumber SoloPos)

0 komentar:

Posting Komentar